Usilat

Olahraga adalah suatu kegiatan jasmani yang dilakukan dengan maksud untuk memelihara kesehatan dan memperkuat otot-otot tubuh. Kegiatan ini dalam perkembangannya dapat dilakukan sebagai kegiatan yang menghibur, menyenangkan atau juga dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi. Mencoba flashback ke masa kecil kita dulu, saat kita bermain bersama teman-teman. Banyak sekali permainan tradisional yang pernah kita mainkan saat itu. Permainan yang menuntut kerjasama dan kekompakan tim. Seperti gobak sodor, betengan, egrang, panjat pinang, tarik tambang, dan banyak lagi yang lainnya.

Muncul istilah olahraga tradisional, yaitu olahraga asli dari Indonesia yang merupakan warisan tradisi dan budaya leluhur kita. Setiap daerah di seluruh Indonesia mempunya permainan atau olahraga tradisional yang beranekaragam. Seperti, benteng, galah asin, benjang, gobak sodor, bentik, langga, tulup, manggurebe, zawo-zawo, dan lain sebagainya. Tidak banyak jenis olahraga tradisional Indonesia yang muncul di permukaan, mungkin belum terkenal di tingkat nasional namun cukup populer di daerah asalnya.

Ada beberapa olahraga tradisional Indonesia yang dikenal secara nasional, bahkan beberapa negara tetangga juga mengenalnya. Olahraga tersebut, antara lain: pencak silat, sepak takraw, karapan sapi, Pathol, dan pacu jalur.

1. Pencak Silat
Pencak silat merupakan warisan budaya Indonesia yang sudah berkembang sejak zaman dulu. Pencak silat berakar dari budaya Melayu dan telah dikenal luas di beberapa negara tetangga seperti Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia. Di Indonesia, pencak silat memiliki banyak aliran sesuai dengan nilai budaya masyarakat setempat. Misalnya, pencak silat cimande, beksi, pagar nusa, setia hati, tapak suci, kera sakti, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pencak silat berada di bawah suatu induk organisasi yang mengayomi dan mengorganisir berbagai macam aliran pencak silat di Indonesia, yaitu Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Ada pula organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat dari berbagai negara, yaitu Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (PERSILAT) yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

2. Sepak Takraw
takrawSepak takraw adalah olahraga yang dimainkan seperti sepak bola dengan kemampuan jugling dan mengtrol bola dengan kaki. Olahraga ini berasal dari Sulawesi Selatan, sejak zaman Kesultanan Malaka (1402-1511) dan disebut juga dengan nama sepak raga. Olahraga ini menggunakan bola yang terbuat dari rotan. Dimainkan seperti bola volly di lapangan seukuran lapangan bulutangkis. Tiap regu terdiri dari tiga orang. Dalam permainan sepak takraw tidak boleh menggunakan tangan, hanya menggunakan kaki, kepala, dan dada seperti layaknya permainan sepak bola. Namun bola tidak boleh menyentuh atau jatuh ke tanah dan harus melewati jaring atau net untuk ditendang ke arah tim lawan.

3. Pathol
Pathol adalah olahraga gulat tradisional yang berasal dari Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Konon permainan Pathol telah ada sejak jaman Majapahit, yang awalnya merupakan acara sayembara untuk mencari kesatria terbaik yang bisa menjaga pelabuhan Tuban yang pada waktu itu ramai oleh perompak dan penyamun.

Gerakan-gerakan pathol kemudian diadaptasi dan dikembangkan oleh pemuda dan masyarakat setempat hingga akhirnya tumbuh menjadi olahraga yang digemari dan bahkan dijadikan kesenian tradisional. Gulat pathol yang umumnya digelar di pesisir pantai ini sering diselenggarakan setiap menjelang purnama atau pada hari-hari khusus misalnya bertepatan dengan upacara sedekah laut.

4. Karapan Sapi
karapan sapiKarapan sapi adalah olahraga pacuan sapi yang berasal dari pulau Madura provinsi Jawa Timur. Permainan ini menggunakan dua ekor sapi yang dipasangkan dalam sebuah kereta kayu, kemudian dikendalikan oleh satu joki. Menjadi seorang joki karapan sapi memerlukan latihan serius dan keahlian khusus. Permainan ini adalah adu cepat antar beberapa pasang sapi dengan menempuh lintasan sejauh 100 meter. Saat ini karapan sapi telah menjadi sebuah ajang pesta rakyat yang mampu menyedot ribuan pengunjung dari dalam maupun luar negeri. Setiap akhir bulan September atau Oktober bahkan diadakan pertandingan karapan sapi terbesar yang memperebutkan Piala Bergilir Presiden.

5. Pacu Jalur
Pacu Jalur adalah jenis olahraga perahu dayung tradisional yang berasal dari Riau. Perahu pada perlombaan pacu jalur memiliki panjang sekitar 25-40 meter dengan awak perahu sebanyak 40 sampai 60 orang. Pada awalnya pacu jalur diselenggarakan di kampung-kampung sepanjang Sungai Kuantan untuk memperingati hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Idul Fitri, atau tahun baru Muharam.

Kini acara pacu jalur sudah masuk ke dalam kalender pariwisata nasional, setiap tahun pada tanggal 23-26 Agustus diadakan festival pacu jalur dalam rangkaian peringatan kemerdekaan Indonesia (17 Agustus-an). Pacu jalur biasanya diadakan di Sungai Batang Kuantan yang pada jaman dahulu kala merupakan simbol identitas sosial karena hanya datuk-datuk dan bangsawan saja yang bertransportasi melalui jalur tersebut.

Semoga olahraga tersebut di atas dapat terus diwariskan kepada generasi selanjutnya sebagai warisan kekayaan budaya bangsa, jangan sampai hilang dan musnah. Dan juga diakui oleh dunia dengan terdaftarkannya permainan-permainan tradisional Indonesia di UNESCO (Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu dan Budaya). Sehingga warisan budaya leluhur kita tidak dengan mudah diakui oleh negara lain. (Berbagai Sumber – NFS)